Macam-Macam GAP Forex

Dalam forex trading sering dijumpai gap. Sering pula para trader mencoba menerka, memprediksi, serta menganalisis gap supaya bisa menghasilkan profit. Namun apakah benar setiap gap selalu kembali menutup sebelum melanjutkan trend? Artikel ini akan membahas sekaligus memberikan informasi mengenai gap-gap apa saja yang sering muncul beserta antisipasinya.

Sebuah gap dalam grafik merupakan sebuah ruang kosong antara periode trading saat ini dengan periode trading sebelumnya. Gap biasanya muncul karena adanya sebuah peristiwa penting seperti data ekonomi atau laporan keuangan.

Sebelum memasuki pasar yang sedang mengalami gap, kita sebaiknya menunggu sampai harga mental (bounce) terlebih dahulu. Dengan melakukan hal tersebut, Anda akan terhindar dari kondisi harga yang bergerak cepat dan menembus level gap.

Sering dikatakan bahwa gap yang terjadi nantinya akan selalu terisi kembali. Artinya harga akan bergerak dan menutupi gap trading yang kosong. Namun, sebelum Anda melakukan traksaksi untuk bisa mendapatkan peluang dari hal ini, perlu dicatat bahwa hal ini tidak akan selalu terjadi. Bahkan, kadang perlu waktu lama untuk harga menutup kembali gap yang tercipta.

Ada beberapa jenis gap yang sering muncul dichart. Kesemuanya memiliki struktur yang sama, hanya berbeda dalam lokasi tren dan makna kelanjutannya. Di antaranya adalah:

1. Common Gap
Gap seperti ini sering terisi kembali dengan cepat. Harga cenderung bergerak kembali ke level sebelum terjadinya gap.

Macam-Macam GAP

2. Breakaway Gap
Breakaway gap adalah indikasi yang baik bahwa trend baru telah dimulai.

Macam-Macam GAP

3. Runaway Gap (Measuring Gap)
Mengindikasikan bahwa trend yang sedang berlangsung akan terus berlanjut seiring membaiknya sinyal sentimen.

Macam-Macam GAP

4. Exhaustion Gap
Jenis gap ini terbentuk di akhir sebuah trend dan merupakan sinyal negatif, sebab dia menandakan bahwa trend akan mulai berganti arah.

Macam-Macam GAP

Ukuran dari peralihan trend atau kualitas sinyal tergantung dari posisi reversal dibanding trend sebelumnya. Jika terjadi di dekat awal sebuah trend, maka ukuran dari reversal kemungkinan akan kurang signifikan.